HEADLINE NEWS
Tips Mengetahui dan Memilih Jurnal Terindeks Scopus Free APC

Bagi dosen/peneliti/mahasiswa yang ingin publikasi di jurnal terindeks Scopus tanpa membayar biaya publikasi, pahami istilah Article Processing Charge (APC) atau biaya publikasi dan Open Access (OA) atau artikel dapat diakses secara bebas. Free APC berarti penulis tidak dikenakan biaya untuk menerbitkan artikelnya, karena pembiayaan dibebankan kepada pembaca/ pelanggan jurnal atau dibiayai institusi maupun sponsor. Jadi, yang menjadi perhatian utama adalah penulis tidak dikenakan APC atau biaya publikasi, bukan apakah artikel gratis untuk dibaca oleh pembaca.

Salah satu cara praktis untuk mencari jurnal Free APC adalah menggunakan SCImago Journal & Country Rank (SJR). SCImago memberikan simbol tertentu untuk menunjukkan model akses jurnal yang dapat digunakan sebagai penyaring awal. Cara mengidentifikasinya cukup sederhana:

1.   Gembok (padlock) terbuka dengan berlian menunjukkan Diamond Open Access. Model ini tidak mengenakan biaya penerbitan kepada penulis (Free APC) dan artikel juga dapat diakses secara terbuka oleh pembaca, atau gratis semuanya. Model ini relatif sedikit.

2.   Gembok terbuka menunjukkan Gold Open Access. Artikel dapat diakses secara terbuka, tetapi penulis dikenakan APC atau penulis yang menanggung biaya penerbitan. Tidak ada pilihan bagi penulis selain harus membayar APC untuk dapat mempublikasikan artikelnya. Model ini jumlahnya terus meningkat seiring semakin banyaknya jurnal-jurnal open access yang terindeks Scopus. 

3.   Tidak ada simbol gembok terbuka menunjukkan jurnal Subscription/Closed Access atau Hybrid. Pada model Subsciption/Closed Access, tidak ada pilihan sama sekali bagi penulis untuk menanggung APC. Sedangkakn pada model Hybrid penulis dapat memilih membayar APC apabila memiliki sponsor atau pendanaan penelitian, dan biaya juga sangat mahal. Model inilah yang sebenarnya sangat dominan dalam ekosistem publikasi global.

Apakah penandaan tersebut valid? Jurnal dari penerbit akademik global seperti Elsevier, Springer, Taylor & Francis, Sage, Emerald, Wiley, Brill, Cambridge University Press, dan Oxford University Press, dan sekelasnya, informasi tersebut sangat valid. Namun, untuk penerbit di luar kelompok tersebut, banyak yang tidak valid. Validasi langsung ke situs resmi jurnal sangat diperlukan.

Hal penting lainnya adalah transparansi biaya. Jika jurnal tidak memiliki simbol gembok terbuka di SCImago tetapi situs resminya mencantumkan APC atau biaya publikasi, berarti jurnal tersebut berbayar dan perlu "diwaspadai".  Sebaliknya, jika situs jurnal tidak mencantumkan ketentuan biaya dengan jelas, tetapi setelah submission atau bahkan setelah artikel accepted penulis tiba-tiba diminta membayar, sebaiknya jurnal tersebut ditinggalkan dan pilih jurnal yang lebih transparan.

Prinsip sederhananya: gunakan SCImago untuk menyaring, lalu pastikan kebijakan biaya di situs jurnal sebelum submit. Semoga bermanfaat. (AI Hamzani).